# WAVECVLT > Surfing The Pop Culture Waves ## Posts - [I LOVE HARDCORE BUT I HATE THIS SCENE: MENIKMATI HARDCORE DENGAN TIDAK EKSPRESIF](https://wavecvlt.com/i-love-hardcore-but-i-hate-this-scene-menikmati-hardcore-dengan-tidak-ekspresif/): “Bangun…bangun, sarapan” sore itu dibuka dengan masuknya sesosok manusia berkaos putih, mencoba membangunkan saya dari rutinitas tidur pagi yang lumrah dilakukan mahasiswa baru. Saya biasanya memulai aktifitas dari sore hari, kemudian terus berlanjut sampai fajar jika pagi atau sore harinya tidak ada kelas. Sore hari biasanya dimulai dengan sarapan, walaupun secara waktu rasanya tidak relevan dan mungkin lebih tepat menyebutnya sebagai makan malam yang terlalu dini. Kegiatan berlanjut dengan mengerjakan pekerjaan kuliah, bermain gitar, atau sekedar bicara kehidupan dengan intens. Bahkan saya ingat pernah berbincang soal kehidupan dari jam sepuluh malam sampai sepuluh pagi esok harinya. Kalau saya tidak salah […] - [Menyempurnakan Farewell Party Jogjarockarta: Meliar Bersama Anthrax di Circle Pit Set Terakhir "Indians"](https://wavecvlt.com/menyempurnakan-farewell-party-jogjarockarta-meliar-bersama-anthrax-di-circle-pit-set-terakhir-indians/): Tanggal 6-7 Desember 2025 merupakan gelaran terakhir panggung Jogjarockarta, festival musik cadas milik Rajawali Indonesia itu resmi berpamitan. Bukan perkara mudah, pasalnya lika-liku perjalanan selama 8 tahun itu harus berhenti dengan bijak meninggalkan kenangan dan memori masa muda para metalheads era 70s-90s yang berhasil didatangkan kembali di era ini. Mendatangkan band-band metal legendaris dunia adalah ciri khas Jogjarockarta.   Banyak yang menyayangkan hal ini, bahkan masih banyak pula yang menagih janji Iron Maiden untuk didatangkan di Jogjarockarta. Namun Banyak pula asumsi bahwa festival musik legendaris semacam itu sulit bertahan di era sekarang karena segmen penonton yang semakin berkurang, namun menurut […] - [Rock In Solo 2025: Dua Dekade Perjalanan Festival Musik Keras Menaklukan Tantangan Untuk Melanjutkan Sejarah Yang Belum Selesai Ditulis](https://wavecvlt.com/rock-in-solo-2025-dua-dekade-perjalanan-festival-musik-keras-menaklukan-tantangan-untuk-melanjutkan-sejarah-yang-belum-selesai-ditulis/): Gelaran tahunan Rock in Solo Festival 2025 terbilang sukses dilaksanakan pada tanggal 22-23 November 2025. Tahun ini merupakan edisi ke 20 festival ini digelar dan menjadi sebuah tonggak yang hanya bisa dicapai berkat kerja keras tanpa henti dan dukungan dari komunitas musik keras yang tak pernah padam. Dengan Mayhem menjadi salah satu headliner bersama 36 penampil lain, Rock In Solo mampu menghadirkan puluhan ribu penonton dari dalam maupun luar negeri.   Saya sendiri merupakan pengunjung setia Rock In Solo sejak tahun 2022, dan selalu hadir entah siapapun headlinernya, karena saya sangat tertarik dengan festivalnya. Menurut saya Rock In Solo konsisten […] - [ALBUM BARU THE CAROLINES: JUDUL PANJANG DENGAN ISI YANG SEDERHANA](https://wavecvlt.com/album-baru-the-carolines-judul-panjang-dengan-isi-yang-sederhana/): Dream on roller coaster, itulah yang terlintas dipikiran saya ketika selesai mendengarkan keseluruhan album penuh terbaru dari The Carolines dengan judul Mediocre Twenties in a Not-So-Metropolitan Setting. Album yang menghadirkan kesan campur aduk. beat cepat namun kadang lambat pada beberapa lagu dibungkus dengan suara gema dari reverb khas dream pop ditambah lirik yang hampir seluruhnya menceritakan kesedihan, menjadikan album ini salah satu rilisan yang patut disimak pada penghujung tahun 2025 ini. Berisi sebelas track dengan “kamu adalah sebagian dari kota ini, segala musim yang pernah kita lalui” sebagai pembuka, kita langsung disuguhkan dengan lima setengah menit cerita gelap berirama cepat […] - [Wajah Baru Sama Menyenangkan: Catatan dari Album Terbaru Seaside Same old/Same New](https://wavecvlt.com/wajah-baru-sama-menyenangkan-catatan-dari-album-terbaru-seaside-same-old-same-new/): Sound of sleeping medicine, mungkin itu analogi yang pas untuk menggambarkan karya-karya Seaside. Setelah cukup lama hiatus sejak terakhir kali merilis album pertama Undone pada tahun 2013, Seaside kini kembali hadir dan tetap memukau lewat album terbaru mereka, Same Old/Same New. Sebagai penikmat musik alternatif, kabar kembalinya Seaside cukup exciting, apalagi dengan line-up terbaru mereka yang banyak diisi wajah baru yang segar. Ketika album ini dirilis pada 31 Juli lalu, jujur saja saya, yang sudah cukup lama tidak mendengarkan rilisan musik lokal, langsung dibuat penasaran. Seaside berhasil merayu saya untuk kembali, dan hasilnya luar biasa. Dream pop berbumbu shoegaze mereka […] - [Land of Leisures 2025: Merayakan 9 Tahun dengan Tema “Resonance of Us: Connect & Collaborate” Serta Alasan Kenapa Kamu Harus Hadir.](https://wavecvlt.com/land-of-leisures-2025-merayakan-9-tahun-dengan-tema-resonance-of-us-connect-amp-collaborate-serta-alasan-kenapa-kamu-harus-hadir/): Tahun ini, Land of Leisures (LOL) 2025 kembali hadir di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta selama 4 hari pada tanggal 2–5 Oktober 2025 untuk merayakan ulang tahun ke-9. Mengusung tema “Resonance of Us: Connect & Collaborate”, LOL 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran brand lokal, tetapi juga wadah koneksi, kolaborasi, dan perayaan ekosistem kreatif yang diharapkan bisa berdampak lebih kuat.   Sebagai event tahunan besutan Ambarrukmo, Land of Leisures berkomitmen memperkuat budaya lokal, mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus menghadirkan ruang interaktif bagi generasi muda, komunitas, dan pelaku industri kreatif. Tahun ini, lebih dari 90 brand lokal fashion, lifestyle, dan F&B dari berbagai penjuru […] - [“NGGAK SEMUA WARNA ITU MEMPUNYAI MAKNA YANG SAMA”](https://wavecvlt.com/nggak-semua-warna-itu-mempunyai-makna-yang-sama-sebuah-insight-tentang-lace-code-dalam-scene-punk-era-70-an/): Sebuah insight tentang lace code dalam scene punk era 70-an Pada era 70-an, gerakan punk mulai menjadi arus utama di sebagian besar wilayah Amerika Serikat dan berbagai belahan dunia lainnya, termasuk Inggris, dengan band-band seperti Sex Pistols dan The Clash. Gerakan punk kemudian berkembang lebih besar hingga melahirkan berbagai sub-genre. Di dalamnya muncul kelompok-kelompok yang tetap punk, tetapi memiliki keterikatan dengan gerakan politik tertentu, juga kelompok yang mendukung kekerasan, baik dalam bentuk rasisme maupun kekerasan seksual. Sepanjang abad ke-20, scene punk pada masa itu secara umum dipandang, sebagaimana digambarkan media, sebagai gerombolan “anarkis kelas menengah yang sok liar dari pinggiran […] - [Menambang Ironi di Pestapora 2025](https://wavecvlt.com/menambang-ironi-di-pestapora-2025/): Bertahun-tahun, Pestapora adalah salah satu pioneer festival musik Indonesia untuk band-band besar maupun kecil bisa tampil. Mereka menggunakan festival musik sebagai ruang perlawanan atas berbagai aspek kehidupan; mulai dari urusan pribadi, sampai yang menyangkut hajat orang banyak.    Tapi di tahun ini, situasi bagi Pestapora sudah cukup berbeda dan fatal sekali. Fatal yang dimaksud adalah waktu acara dipersingkat karena krisis yang terjadi satu atau dua minggu belakang ini. Selain itu, ada satu isu yang membuat Pestapora terjebak dalam posisi sulit, karena beberapa penampil yang memilih untuk cabut terkait dengan kerja sama sponsorship mereka yang kontoversial. Mungkin para aktivis atau mereka […] - [The Sastro di Cherrypop 2025: Dua Dekade Vol. 1 dan Sebuah Perayaan](https://wavecvlt.com/the-sastro-di-cherrypop-2025-dua-dekade-vol-1-dan-sebuah-perayaan/): Sejak pertama kali mendengar info A1 kalau The Sastro akan diboyong dari Jakarta untuk tampil di Cherrypop 2025, antusiasme saya seketika meroket. Bagaimana tidak, karna setelah 20 tahun debut albumnya dirilis, Cherrypop 2025 menjadi panggung perdana mereka tampil di Yogyakarta. Jadi bisa dibilang, penampilan Sastro dkk. kali ini juga sekaligus sebagai perayaan dua dekade lahirnya “anak pertama” mereka, Vol. 1. Sebagai remaja yang tumbuh dan besar di Salemba, band-band dari scene IKJ era 2000-an jelas menjadi teman dalam fase pencarian jati diri. Salah satunya adalah The Sastro, yang merilis satu-satunya album penuh milik mereka pada tahun 2005 silam, tepat ketika […] - [Kabar Rilisan Baru Minggu Ini](https://wavecvlt.com/kabar-rilisan-baru-minggu-ini/): The Jansen – Racun suara (single) The Jansen kembali merilis sebuah lagu berjudul “Racun Suara” yang hadir format digital melalui Bandcamp. Tak hanya bebas didengar, pula gratis diunduh secara massal. Eksistensi lagu ini sebagai salah satu upaya The Jansen dalam merespon situasi korban kejahatan perang. Adji Pamungkas menjelaskan, “Racun Suara ini menggambarkan bagaimana perasaan orang tua kehilangan anaknya; serta sudut pandang anak dalam mengkhawatirkan orang tuanya bilamana si anak masih hidup,” Semua yang bersenjata, semua sama begajulan bak seperti preman. Artwork Racun Suara High Therapy – Untukmu Sayang (single) Setelah kurang lebih 2 tahun lamanya absen, High Therapy kembali merilis […] - [Awal Babak Baru untuk Nicholas Stutsman: Dari Merchant Ships hingga Jingwei](https://wavecvlt.com/awal-babak-baru-untuk-nicholas-stutsman-dari-merchant-ships-hingga-jingwei/): Di tengah perputaran siklus subgenre yang tidak pernah berhenti, Midwest emo akhirnya menemukan jalan kebangkitannya yang tak terduga di tahun 2025. Saat dulu hanya menjadi soundtrack bagi sebagian remaja di era MySpace dan pertunjukan musik bawah tanah Amerika, kini genre ini menemukan pendengarnya di seluruh dunia—mulai dari jantung Amerika Serikat hingga jalanan kota Yogyakarta, Indonesia. Salah satu proyek band paling berpengaruh namun berumur pendek dalam genre ini, Merchant Ships, kini kembali dibicarakan bukan karena reuni atau promosi industri, melainkan secara organik—melalui nostalgia dan basis penggemar akar rumput. Dalam sebuah wawancara panjang yang direkam, salah satu pendiri Merchant Ships, Nicholas, berbicara […] - [Iksan Skuter, Jason Ranti, dan Bagus Dwi Danto Abadikan Cerita Persahabatan Mereka Lewat Debut Single Trio Lesehan, “Siapa Yang Tak Pernah?](https://wavecvlt.com/iksan-skuter-jason-ranti-dan-bagus-dwi-danto-abadikan-cerita-persahabatan-mereka-lewat-debut-single-trio-lesehan-siapa-yang-tak-pernah/):   Tepat di Hari Kasih Sayang, Trio Lesehan yang terdiri dari Iksan Skuter, Jason Ranti, dan Bagus Dwi Danto merilis debut single-nya, berjudul “Siapa yang Tak Pernah”, di YouTube Iksan Skuter Official,  pada Jum’at (14/2) https://youtu.be/OJfBabMd4Yg?si=2zXCchcTkpJFtODL Sebelumnya,  mereka juga sempat terlibat dalam project kolaborasi bernama Proyek Bahaya Laten, yang telah menghasilkan satu album penuh dan tur bersama pada 2018 silam. Single “Siapa yang Tak Pernah” ini adalah momentum perkenalan ke tiap pendengarnya dengan entitas Trio Lesehan, sekaligus perayaan persahabatan mereka yang telah terjalin sejak lama.   “Mungkin supaya persahabatan ini tidak sia sia. Kami seperti selalu ingin melakukan suatu bersama- […] - [The Dare Beri Sinyal Tentang Masa Depannya Lewat Music Video "Days"](https://wavecvlt.com/the-dare-beri-sinyal-tentang-masa-depannya-lewat-music-video-days/):   Paska merilis dua mini album ‘Woman Who Sailed The World’, dan ‘369 Days’ ke DSP (Digital Streaming Platform), The Dare melanjutkan kabar baik tersebut,  bahwa mereka telah kembali dari masa hiatusnya, dengan formasi lengkap. Sebelumnya, selama dua tahun kebelakang The Dare telah ditinggal oleh gitarisnya, Yollan, yang telah cuti untuk proses kelahiran buah hatinya yang ke-2. Tak hanya itu, band asal Lombok ini juga merilis karya baru berupa music video berjudul “Days”, pada Jum’at (24/1) https://youtu.be/x_uuZTla3Yk?si=iux4cr-nnAV0b3bm Dalam pengerjaan music video “Days”, band yang beranggotakan Riri (gitar, vokal), Meiga (bass), Yollan (gitar), dan Desitaqa (drum) ini berkolaborasi dengan The Agvs, […] - [Postumpartum, Post-Rock Melankolia Asal Yogyakarta](https://wavecvlt.com/postumpartum-post-rock-melankolia-asal-yogyakarta/):   Terbentuk dari keinginan mendalam untuk menerjemahkan emosi mereka ke dalam dimensi suara yang melankolis, Postumpartum muncul sebagai gelombang post-rock yang mengalir dalam puspawarna musik di Yogyakarta. Mereka lebih dari sekedar musisi. Mereka adalah arsitek dari atmosfer post-rock di mana kata-kata larut menjadi gelombang suara terdistorsi dan bisikan, membangkitkan rasa kerinduan, introspeksi, dan refleksi yang pahit. Musik mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk membuat pendengar merenung. Tak hanya gagasan tentang “rumah”, tetapi juga bagaimana hidup bisa berjalan berbeda jika mereka menjadi “orang lain”.   Meskipun band ini menolak dikategorikan dalam satu genre, suara mereka berada di antara lintasan post-rock dan […] - [Perbandingan Green Day di Indonesia 1996 dan 2025](https://wavecvlt.com/perbandingan-green-day-di-indonesia-1996-dan-2025/): Sejak penampilan perdana Green Day di Jakarta pada 1996 silam, hampir tiga dekade sudah trio punk-rock asal California itu belum pernah menyambangi Indonesia lagi. Namun penantian panjang tersebut akan segera usai. Pasalanya mereka akan segera tampil di Indonesia, pada 15 Februari 2025 di Carnival Ancol, Jakarta.   Sebelum kita menyaksikan penampilan Green Day di Indonesia untuk kedua kalinya, mari kita telisik ke belakang. Apa saja ya, perbedaan yang signifikan, antara kedatangan mereka di tahun 1996, dan 2025? Penampilan Green Day di Jakarta, 1996. Source by hai.grid.id Panggung Green Day 1996 di Jakarta   Bertajuk ‘Green Day Konser di Jakarta’, kala […] - [Peluru dan Suara Pinggiran di Debut Album Megatruh Soundsystem, ‘State & Violence’](https://wavecvlt.com/peluru-dan-suara-pinggiran-di-debut-album-megatruh-soundsystem-state-amp-violence/):   Negara dan kekerasan adalah dua topik yang sangat dekat, bahkan melekat. Sudah banyak sejarah yang telah mencatatnya, dengan ragam latar peristiwa, gejolak, hingga dampak di masa setelahnya. Bak dongeng masa lampau, segala peristiwa yang tercatat dalam sejarah dan ingatan, sudah sepatutnya terus diabadikan untuk menjadi pengingat dan pembelajaran. Mediumnya juga beragam, mulai dari film, buku, visual art, musik, dan lain sebagainya. Hal ini juga sedang dilakukan oleh Megatruh Soundsystem dengan debut albumnya yang dirilis pada Jum’at, (13/12) Official Artwork ‘State & Violence’ by Hamzah Saptoadjie   Secara garis besar, album bertajuk ‘State & Violence’ ini menyuguhkan beragam narasi kekerasan […] - [Sunlotus Gelar Tur ‘Soar To The Sun’ ke 8 Kota di Singapura, Malaysia, dan Indonesia](https://wavecvlt.com/sunlotus-gelar-tur-soar-to-the-sun-ke-8-kota-di-singapura-malaysia-dan-indonesia/):   Paska merilis ulang debut album ‘This Old House’ dalam format piringan hitam 12” pada Oktober lalu, tak perlu waktu lama, kini Sunlotus langsung menenteng kembali pedalboard-nya untuk melangsungkan tur ke 3 negara, mulai 27 November hingga 28 Desember 2024.   Tak sendiri, kali ini band yang berdomisili di Yogyakarta tersebut akan melangsungkan turnya bersama Pale Air, band asal Shanghai, China, yang juga sedang melangsungkan turnya bertajuk ‘Done With This World Tour 24’. Ini bukanlah yang pertama kalinya untuk kedua band shoegaze tersebut menjalankan tur bersama. Sebelumnya pada Mei lalu, mereka juga telah menjalankan tur bersama bertajuk ‘Loud Air Waves’ […] - [Swellow Sajikan Nuansa Indie Rock Hingga Madchester Sound di EP Kedua ‘Pasang’](https://wavecvlt.com/swellow-sajikan-nuansa-indie-rock-hingga-madchester-sound-di-ep-kedua-pasang/): Paska merilis debut EP Karet (2021) dan album penuh perdana Katus (2023), nama Swellow secara perlahan kian dikenal oleh music enthusiast, khususnya di ranah indie-rock. Sering kali merchandise mereka ditemukan di gigs, konser, hingga festival, dikenakan oleh muda-mudi. Salah satu penanda, sebuah band mulai eksis. Artwork EP ‘Pasang’ oleh: Misbahuddin Nika, dan Andi Idam Fauzi   Kini band indie-rock asal Bogor, Swellow telah merilis EP keduanya yang bertajuk ‘Pasang’ pada Jum’at (8/11). Menariknya lagi, EP ini dirilis oleh Agordicords, media musik asal Jakarta. Dalam EP ini, band yang beranggotakan Bayu Ramadhan Dwi Azni (vokal), Andi ‘Idam’ Fauzi (gitar), Afnan ‘Abo’ […] - [Madchester Sound: Subkultur Yang Sempat Merajai Skena Musik Lokal Inggris Di Dekade 80an](https://wavecvlt.com/madchester-sound-subkultur-yang-sempat-merajai-skena-musik-lokal-inggris-di-dekade-80an/): Sekitar akhir tahun 80-an sampai pertengahan 90-an, muncul sebuah gerakan budaya pop yang dikenal dengan istilah Madchester, dimana kultur budaya ini nggak cuma merambah dunia musik, tapi juga menjadi gaya hidup dan identitas generasi muda di inggris saat itu. Band-band seperti The Stone Roses, Happy Mondays, The Charlatans, dan Primal Scream bisa dibilang adalah pemantik dari gerakan yang muncul pertama kali di kota Manchester.    Awalnya trend Madchester ini dimulai sebagai bentuk budaya tandingan dari kultur rave yang mulai menjamur di inggris. Saat itu beberapa musisi elektronik dari amerika, mulai menguasai klub-klub lokal di kota manchester, salah satunya adalah klub […] - [Song of a Lost World: Merangkum Muram Menuju Senjakala Bersama Album Terbaru The Cure](https://wavecvlt.com/song-of-a-lost-world-merangkum-muram-menuju-senjakala-bersama-album-terbaru-the-cure/): Di album Song of a Lost World, kita nggak akan menemukan melody gitar centil, ataupun lirik-lirik manis tentang jatuh cinta seperti di lagu “Friday I’m In Love” ataupun “Just Like Heaven”. Sebaliknya, kita justru kembali dibawa ke dunia yang muram dan penuh kesedihan oleh Robert Smith dan kawan-kawan, setelah menunggu enam belas tahun sejak The Cure terakhir mengeluarkan album studio penuh mereka, yaitu 4:13 Dream. Pasalnya Robert Smith yang menjadi songwriter tunggal di album ini, menulis lagu-lagunya di masa yang kelam setelah kehilangan ibu, ayah, dan juga saudara kandungnya beberapa tahun silam.  “This is the end of every song that […] - [Megatruh Soundsystem Remix Lagu “Mundur Bukan Pilihan” Milik Serigala Malam](https://wavecvlt.com/megatruh-soundsystem-remix-lagu-mundur-bukan-pilihan-milik-serigala-malam/):   Bagaimana jadinya ya? musik hardcore yang sudah identik dengan tempo dan lirik yang agresif, dibawa ke ranah musik dub yang secara vibes sudah pasti lebih lambat. Untuk menjawabnya, mari dengarkan saja lagu “Mundur Bukan Pilihan” milik Serigala Malam yang di-remix oleh Megatruh Soundsystem.  Ya, akhir Oktober kemarin (28/10) trio dub reggae asal Yogyakarta ini baru saja merilis single dub remix berjudul “Mundur Bukan Pilihan” di berbagai layanan musik streaming (28/10)  Artwork “Mundur Bukan Pilihan”, oleh: Hamid Hal ini bukanlah yang pertama kali bagi Megatruh Soundsystem melakukan kolaborasi lintas genre. Sebelumnya, trio Ari Hamzah (Drum), Arumtaka (Sequencer), dan Kiki Pea […] - [Setelah 1 Dekade, Danilla Rilis Ulang Album “Telisik” dengan Nama “Telisik (Lagi)”](https://wavecvlt.com/setelah-1-dekade-danilla-rilis-ulang-album-telisik-dengan-nama-telisik-lagi/): Setelah satu dekade, penyanyi dan penulis lagu Danilla Riyadi kembali merilis album debutnya yang fenomenal, Telisik. Album pertama Danilla ini dirilis pada tahun 2014. Ditulis sebagian besar oleh Lafa Pranoto dan sisanya oleh Danilla sendiri, album ini dianggap sebagai “anak pertama” bagi keduanya, merangkum pengalaman dan eksperimen musikal yang kuat dan bener-bener ikonik dengan vokalnya yang alto, hangat, dan bikin nyaman di telinga. Musiknya punya nuansa pop dengan sentuhan jazzy dan folk, plus lirik yang cerdas banget di zamannya. Telisik photoshoot 2014 – Sumber foto: IG @danillariyadi Bukan cuma membawa kesuksesan untuk dirinya sendiri, album ini juga membuka jalan untuk […] - [Kolaborasi Edgy Billie Eilish x Converse: Siap Bikin Kamu Stand Out, Friend!](https://wavecvlt.com/kolaborasi-edgy-billie-eilish-x-converse-siap-bikin-kamu-stand-out-friend/): Hey, friend! Kalau kamu lagi nyari sepatu yang bukan cuma nyaman tapi juga punya statement, kolaborasi terbaru dari Converse dan Billie Eilish ini wajib banget kamu cek. Billie, yang dikenal dengan gaya nyentrik dan semangat antikonformisnya, ngegabungin nilai personalnya ke dalam desain Converse yang klasik—hasilnya? Sepatu yang sama-sama bold dan soulful yang bisa kamu kustom sesuai selera kamu. Sumber foto: converse.com Cerita di Balik Kolaborasi Billie dan Converse memang match banget, friend. Converse sendiri udah lama jadi simbol kebebasan dan ekspresi diri bagi para fans, sementara Billie, penyanyi sekaligus ikonik style yang nggak pernah takut beda, punya visinya sendiri untuk […] - [Lawless Jakarta dan Seringai Rilis Skate Deck Edisi Terbatas Dengan Artwork Album ‘Seperti Api’](https://wavecvlt.com/lawless-jakarta-dan-seringai-rilis-skate-deck-edisi-terbatas-dengan-artwork-album-seperti-api/):   Lawless Jakarta sebagai cutting edge clothing kembali berkolaborasi dengan Seringai, untuk merilis produk berupa skate deck. Dalam kolaborasinya kali ini, mereka memilih artwork album Seringai ‘Seperti Api’ sebagai visual di skate deck, yang mana artwork tersebut adalah karya ilustrasi dari Arian 13, yang merupakan vokalis seringai. Artwork Album ‘Seperti Api’ Skate deck ini tersedia dalam dua ukuran, yaitu 8,25” dan 8,5”, dengan harga 749.000 rupiah per deck. Bagi kamu yang berminat, sangat disarankan jangan menunda-nunda untuk segera memburunya! karena skate deck ini dirilis sangat terbatas, hanya 50 deck saja, dan tidak akan diproduksi ulang. Mungkin, ketika kamu membaca tulisan […] - [Skandal Rangkum Pahit Manis Kehidupan di Debut Album ‘Melodi’](https://wavecvlt.com/skandal-rangkum-pahit-manis-kehidupan-di-debut-album-melodi/): Paska merilis mini album ‘Sugar’ delapan tahun silam, Skandal lebih sering terdengar dengan rilisan single, dan pergerakan tour-nya. Namun jika ditarik ke belakang lagi, deretan single yang telah mereka rilis adalah jembatan menuju pembentukan karakter musik Skandal yang baru. Pasalnya 6 single yang telah dirilis, “Percuma”, “Lemon” (feat. Amelia Vindy), “Dengar”, “Mimpi”, “Utara”, “Sudah”, dan “Terbang” juga masuk di debut album Skandal bertajuk ‘Melodi’, yang dirilis pada Rabu (23/10), di bawah naungan record label asal Bandung, Disaster Records. Artwork Album ‘Melodi’ Album ini berisi 12 lagu dengan beragam nuansa. Mulai dari alternatif 90an – 2000an, indie rock, slowcore, powerpop, hingga […] - [Get The Fest: Festival Ramah Lingkungan Pertama di Dunia untuk Memerangi Darurat Sampah Plastik di Indonesia](https://wavecvlt.com/get-the-fest-festival-ramah-lingkungan-pertama-di-dunia-untuk-memerangi-darurat-sampah-plastik-di-indonesia/): Get The Fest hadir sebagai festival pertama di dunia yang mengusung misi untuk memerangi darurat sampah plastik dengan solusi yang inovatif. Didirikan oleh Yayasan Get Plastic Indonesia, festival ini tidak hanya sekadar perayaan tetapi juga sebuah upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengolah limbah plastik menjadi sumber energi yang bermanfaat. Tebing Breksi di Yogyakarta terpilih sebagai lokasi penyelenggaraan Get The Fest tahun ini, yang telah berlangsung pada 25–27 Oktober dengan mengusung tagline #LessPlasticMoreEnergy.   Meningkatnya Darurat Sampah Plastik dan Dampaknya   Sampah plastik di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya. Jenis sampah ini memiliki sifat yang sulit terurai—kantong plastik membutuhkan waktu […] - [Paska 8 Tahun Bubar, Banda Neira Comeback Dengan Album dan Formasi Baru](https://wavecvlt.com/banda-neira-comeback-dengan-album-dan-formasi-baru/): Setelah merilis ulang album ‘Yang Patah Tumbuh, Yang HIlang Berganti’ dalam format piringan hitam pada Senin (21/10), Banda Neira melanjutkan kejutannya dengan memberi kabar, jika mereka akan segera melakukan comeback, paska 8 tahun bubar. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ananda Badudu melalui akun resmi X (@bandaneira) pada Minggu (27/10). Awalnya ia mengabarkan jika Banda Neira telah merilis single berjudul ‘Tak Apa Akui Lelah’, yang mana lagu tersebut akan menjadi pembuka babak baru Banda Neira. Sumber: X @dibandaneira Tak hanya itu, kali ini Banda Neira memulai kembali babak barunya dengan formasi dan album baru. Ananda Badudu sebagai pendiri Banda Neira mengajak […] - [Reality Club Indonesia Tour Yogyakarta Gallery](https://wavecvlt.com/reality-club-indonesia-tour-yogyakarta-gallery/): Gallery Recap Reality Club Indonesia Tour Yogyakarta 19 October 2024 @ Auditorium RRI Pro 2  Dokumentasi: Yogafrooza (wavecvlt) - [White Shoes & The Couples Company Bersama Lamunai Records,Akan Gelar Tur ke 5 Kota Membawakan Spesial Set Album ‘Topstar Collection’](https://wavecvlt.com/white-shoes-the-couples-company-bersama-lamunai-recordsakan-gelar-tur-ke-5-kota-membawakan-spesial-set-album-topstar-collection/): Setelah merilis album ‘Topstar Collection’ 2023 silam (31/8), dalam waktu dekat White Shoes & The Couples Company akan menggelar rangkaian tur ke 5 kota di Indonesia. Dimulai dari Denpasar pada 26 Oktober, Medan 10 November, Solo 13 Desember, Yogyakarta 15 Desember, dan ditutup di Jakarta pada 20 Desember. Sumber: Instagram @wsatcc Dalam tur kali ini, band yang beranggotakan Aprilia Apsari (vokal), Yusmario Farabi (gitar), Saleh Husein (gitar), Ricky Virgana (bass), Aprimela Prawidyanti (keyboard), dan John Navid (drum) ini akan membawakan spesial set album ‘Topstar Collection’. Cover Album ‘Topstar Collection’ | Sumber: instagram @wsatcc   Album ‘Topstar COllection’ adalah album kompilasi […] - [Burgerkill "Killchestra": Perpaduan Orkestra Megah dan Metal Gahar Guncang Panggung Synchronize Fest 2024](https://wavecvlt.com/burgerkill-killchestra-perpaduan-orkestra-megah-dan-metal-gahar-guncang-panggung-synchronize-fest-2024/): Di hari ketiga Synchronize Fest, meski masih terbawa suasana meriah sejak hari pertama, saya mulai merindukan sesuatu yang lebih serius seperti musik yang tidak hanya keras dan berirama catchy, tetapi juga megah. Festival musik multi-genre ini memang luar biasa, selain sebagai festival untuk bergembira dan melepaskan penat, juga menyatukan berbagai lapisan penonton dari segala usia, latar belakang, dan selera musik. Namun, di tengah euforia itu, saya ingin sesuatu yang bisa mengembalikan semangat hitam pelepas segala amarah: Musik yang gahar namun dipenuhi dengan alunan-alunan mewah. Mendekat ke Panggung Burgerkill Pukul 18:15, saya berlari menuju District Stage, panggung terbesar kedua yang terletak […] - [Bojakrama Press Rilis Ulang Album Banda Neira 'Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti' Dalam Format Piringan Hitam](https://wavecvlt.com/bojakrama-press-rilis-ulang-album-banda-neira-yang-patah-tumbuh-yang-hilang-berganti-dalam-format-piringan-hitam/): Bojakrama Press Rilis Ulang Album Banda Neira ‘Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti’ Dalam Format Piringan HItam - [MORFEM Akan Jalankan Tur ke 6 Kota di Jepang Mulai November Mendatang](https://wavecvlt.com/morfem-akan-jalankan-tur-ke-6-kota-di-jepang-mulai-november-mendatang/): Setelah merilis album terbarunya yang bertajuk ‘Seketika Sekarang Juga’ pada September lalu, Morfem akan melangsungkan tur ke Jepang dengan tajuk “Terepooteshion”. Sumber: Instagram @morfem_band Rencananya band asal Jakarta ini akan tampil di 6 kota dengan 7 titik, mulai 30 November hingga 7 Desember mendatang. Diantaranya: 30 November 2024 di Wall, Tokyo. 1 Desember 2024 di Earthdom, Tokyo. 3 Desember 2024 di Kazoo Hall, Kofu. 4 Desember 2024 di Club Zion, Nagoya. 5 Desember 2024 di Gattaca, Kyoto. 6 Desember 2024 di Yogibo Holy Mountain, Osaka. 7 Desember 2024, di Roji, Mishima. Sumber: Instagram @morfem_band Tur ke negeri matahari terbit ini […] - [Dinamika Emosional di Album Perdana Amerta Bertajuk ‘Nodus Tollens’](https://wavecvlt.com/dinamika-emosional-di-album-perdana-amerta-bertajuk-nodus-tollens/): Momen pertama kali saya melihat Amerta itu di tahun 2022. Kala itu mereka menjadi guest Seringai di Synchronize Festival. Di pertengahan penampilan Arian13 dkk, munculah Amerta yang masuk mengambil alih panggung. Mereka muncul dengan aura gelap, tatapan sang vokalis yang kosong, musik post-metal yang kental, ditambah sorotan tata cahaya yang didominasi dengan warna hijau, membuat penampilan band asal Jakarta ini menjadi dark, namun tetap gahar. Selang 2 tahun, akhirnya band yang beranggotakan Raja Panggabean (gitar), Auliya Akbar (drum), Anida Bajumi (bass), Techa Aurellia (vokal), dan Lody Andrian (synthesizer), merilis debut albumnya bertajuk ‘Nodus Tollens’ pada 11 Oktober 2024. Dalam album […] - [Slowdive, Band Shoegaze Asal Reading yang Dikebiri Karirnya Oleh Media Inggris, dan Cerita Hampir Tampil di Indonesia](https://wavecvlt.com/slowdive-band-shoegaze-asal-reading-yang-dikebiri-karirnya-oleh-media-inggris-dan-cerita-hampir-tampil-di-indonesia/): Di era 80 sampai 90-an, musik Shoegaze sempat populer di daratan Britania. Nah, ngomongin era awal Shoegaze, pasti gak bisa lepas dari yang namanya My Bloody Valentine, Cocteau Twins, Ride, Lush, dan tentunya Slowdive. Pada awal kemunculanya, bisa dibilang Slowdive adalah band arus pinggir yang tergolong produktif. Sebelum vakum di tahun 1995, band yang dibentuk oleh Neil Halstead (gitar vokal), Rachel Goswell (gitar vokal), Christian Savill (gitar), Nick Chaplin (bass), dan Simon Scott (drum) ini, telah merilis 5 EP dan 3 LP hanya dalam kurun waktu 6 tahun sejak mereka terbentuk pada 1989 di Reading, Inggris. Sumber foto: Ebet Roberts/Redferns […] - [Synchronize fest 2024](https://wavecvlt.com/synchronize-fest-2024/): Serba -Serbi Synchronize Festival 4 – 6 Oktober 2024 Dokumentasi: Achmadsyah Putra (wavecvlt) - [TIPS BUMBLE 101: Foto, hobby, selera musik semua bisa jadi senjata lo di Bumble Tapi cuma yang tahu caranya yang bisa menang!](https://wavecvlt.com/tips-bumble-101-foto-hobby-selera-musik-semua-bisa-jadi-senjata-lo-di-bumble-tapi-cuma-yang-tahu-caranya-yang-bisa-menang/): Lo tau nggak fren, menurut riset, 90% first impressions di dating app terbentuk cuma dalam waktu 1-3 detik pas orang lain ngeliat foto lo? Yeppp, secepat itu. Dan kalau lo kira Bumble itu cuma soal tampang dan swipe, lo ketinggalan banget. Bumble tuh beda, fren. Ini bukan sekadar app buat dapetin match random dan nongkrongin hape nunggu ada yang nyapa. Di Bumble, cowok nggak bisa pasif! Kalau lo pengen dapet lebih dari sekadar swipe kanan-kiri tanpa arah, lo harus punya game plan yang lebih cerdas dan menarik. Nah, di artikel ini, gue bakal spill cara biar lo bukan cuma jadi […] - [Waspadai Sindikat Copet di Area Moshpit: Tips Aman Menikmati Festival Musik](https://wavecvlt.com/waspadai-sindikat-copet-di-area-moshpit-tips-aman-menikmati-festival-musik/): Belakangan ini, insiden pencopetan di area moshpit semakin marak terjadi di berbagai festival musik, terutama pada acara dengan line-up musik keras yang cenderung menciptakan kerumunan penonton berdesak-desakan. Genre seperti punk, hardcore, dan heavy metal sering kali memancing energi penonton untuk bergerak dinamis, yang sayangnya dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk beraksi. Kasus pencopetan ini lebih sering ditemukan pada festival dengan tiket gratis atau harga terjangkau, namun tidak menutup kemungkinan juga kasus ini akan terjadi di festival musik dengan tiket lebih mahal. Berdasarkan cerita netizen di kolom komentar berbagai unggahan terkait kehilangan barang, sindikat ini biasanya beroperasi dalam kelompok. Mereka […] ## Pages - [Upcoming Event](https://wavecvlt.com/event/): Saemen Fest 2024 🗓️ 14 Desember 2024 📍 Stadion Mandala Krida, Yogyakarta Tiket tersedia di: artatix.co.id Info selengkapnya kunjungi instagram: @saemenfest TEN US PRESENT: SIMILAR SHOWCASE by eleventwelfth 🗓️ 22 Desember 2024 📍 Ballroom & Arcadaz 5th Floor Gramm Hotel by Ambarrukmo, Yogyakarta Tiket tersedia di: artatix.co.id Info selengkapnya kunjungi instagram: @ten__us - [Contact Us](https://wavecvlt.com/contact-us/): Punya pertanyaan, masukan, atau ide untuk kolaborasi? Hubungi kami di kanal – kanal berikut: Email connect@wavecvlt.com Phone +62 882-1544-1217 - [About](https://wavecvlt.com/about/): WAVECVLT Media pop culture yang berfokus pada bidang musik, fashion, movie, dan lifestyle, dengan cakupan global. Dikemas dengan bahasa tongkrongan yang ringan, seringan permen kapas.   - [RADIO](https://wavecvlt.com/radio/): Free Shoutcast HostingRadio Stream Hosting [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)